Indonesia Celebrates its First PEFC-Certified Forests

Jun 09 2015

Juni 21

Two major pulp and paper companies in Indonesia —Asia Pacific Resources International, or APRIL, andAsia Pulp & Paper, or APP — have become the first in the country to achieve IFCC sustainable forest management certification. IFCC, theIndonesian Forestry Certification Cooperation, is the national PEFC-endorsed forest certification system in Indonesia.

“I am delighted that both APP and APRIL have achieved certification based on the stringent IFCC sustainable forest management standards. This affords their products access to the PEFC label, providing a clear message to consumers worldwide that their products come from verified sustainable sources,” said Ben Gunneberg, CEO ofPEFC International. “This achievement highlights the progress that local stakeholders have made in advancing sustainable forest management in the country.”

Certification was awarded to more than 600,000 hectares of forests following third-party audits to ensure their management practices are in line with the PEFC-endorsed IFCC standard requirements. The certificates are now valid for three years.

APP Tingkatkan Produk Bersertifikasi PEFC

Selasa, 9 Juni 2015 − 09:38 WIB

Juni 20

(Kiri-kanan) CEO dan Secretary General PEFC International Ben Gunneberg, GM AJA Sertifikasi Indonesia Lillian Kallman, Managing Director Sustainability APP Aida Greenbury, Direktur Sinarmas Forestry Didi Harsa, Chairman Indonesian Forestry Certification Cooperation

JAKARTA - Asia Pulp & Paper (APP) segera menawarkan lebih banyak jenis produk kertas besertifikat Programme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC) di pasar global.

Hal ini dilakukan karena telah dicapainya penghargaan dari sertifikasi Indonesian Forestry Certification Cooperation (IFCC) untuk lebih dari 300.000 hektare (ha) konsesi pemasok kayu bagi APP. ”Semakin banyak konsumen yang menuntut produk berkelanjutan dan besertifikat. APP merangkul semua skema sertifikasi yang kredibel dan merupakan anggota dan pendukung dari PEFC,” ujar Managing Director Sustainability APP Aida Greenbury seusai Penyerahan Sertifikat PEFC/IFCC di Jakarta kemarin.

Saat ini total 306.400 ha konsesi telah tersertifikasi IFCC-PEFC. Konsesi tersebut dioperasikan oleh dua pemasok APP di Propinsi Riau, yakni PT Arara Abadi dan PT Satria Perkasa Agung - Serapung. Selain itu, seluas lebih dari 1 juta hektare area konsesi sedang menjalani tahap akhir sertifikasi IFCC-PEFC, dengan target perampungan proses sertifikasi dalam waktu dekat. Langkah tersebut semakin mendekatkan APP pada pencapaian target Roadmap Keberlanjutan Visi 2020. Chairman IFCC Drajad Wibowo mengatakan, saat ini permintaan konsumen internasional sangat selektif.

Sebagian dari konsumen meminta bahan baku produk yang dibeli harus berasal dari sumber yang memperhatikan kelestarian sumber daya alam, lingkungan dan sosial. ”Salah satu jenis produk yang menjadi perhatian utama adalah kertas, karena kertas berasal dari produk hutan,” katanya. PEFC merupakan sistem sertifikasi terbesar di dunia yang bersifat independendanberkantor pusat di Jenewa, Swiss.

Yanto kusdiantono

Source: http://www.koran-sindo.com/read/1010407/150/app-tingkatkan-produk-bersertifikasi-pefc-1433817530

Pertama di Indonesia 5 Grup APRIL Raih Sertifikat PEFC

SELASA,09 JUNI 2015 | 13:21:42 WIB

ik1

Ket Foto : ilustrasi

JAKARTA (HR) - Sebanyak lima perusahaan grup APRIL meraih sertifikat Pengelolaan Hutan Lestari (Programe for the Endorsement of Forest Certification) disingkat PEFC di Hotel Indonesia, Senin (8/6).

Grup APRIL, merupakan perusahaan pertama di bidang kehutanan yang menerima sertifikasi dalam acara presentation of Inaugural PEFC/IFCC Certificates.

Diungkapkan IFCC Chairman Drajad H Wibowo, terbitnya sertifikat pengelolaan hutan lestari ini, diharapkan dapat menggenjot permintaan pasar dan produk-produk hasil hutan, sehingga hasil ekspor meningkat dan lapangan kerja terbuka.

Hal itu tentunya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sertifikasi ini merupakan standar nasional yang disusun secara terbuka dan transparan dengan melibatkan seluruh stakeholder dalam agenda 21 Konfrensi PBB (UNCED) tahun 1992.

Standar IFCC mendapatkan pengakuan PEFC pada 1 Oktober 2014 dan akan berlaku sampai 1 Oktober 2019.

APRIL Group Bidik Perluasan Pasar Ekspor

Selasa, 09 Juni 2015 Penulis: MI/Nur Imam Jayabuana

Juni 19

ANTARA/M. Agung Rajasa

Setelah memperkuat kebijakan pengelolaan hutan lestari dan meraihprogramme for the endorsement of forest certification (PEFC), Asia Pacific Resources International Limited (APRIL) Group optimistis bisa membuka pasar baru dan menyumbang devisa ekspor lebih besar bagi negara.

Managing Director APRIL Indonesia Operation Tony Wenas menyatakan saat ini APRIL Group mengekspor produknya ke 75 negara.

"Dengan kebijakan pengelolaan hutan lestari dan investasi baru bagi hilirisasi produk kertas, kami optimistis bisa memperluas negara tujuan ekspor menjadi 85 negara," kata dia seusai menerima seritifikat PEFC di Jakarta, kemarin.