Raih PEFC, Grup APP Dongkrak Produk di Pasar Global

Senin, 08 Juni 2015, 21:57 WIB

Komentar : 0

grup asia pulp paper 150608215503 538

Grup Asia Pulp & Paper

A+|Reset | A-

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah mendapat sertifikatProgramme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC), Grup Asia Pulp & Paper (APP) bakal menawarkan lebih banyak jenis produk di pasar global. Sekitar 306 ribu hektare area pemasok kayu APP kini telah bersertifikat.

Dua perusahaan pemasok APP yang sudah disertifikasi yaitu, PT Arara Abadi dan PT Satria Perkasa Agung. Keduanya terletak di Provinsi Riau.

Kini lebih dari satu juta hektar area konsesi tengah menjalani tahap akhir sertifikasi PEFC/IFCC. Ditargetkan dalam waktu dekat akan selesai.

"Kita berjuang keras selama bertahun-tahun untuk dapat sertifikat ini, agar kita tidak dikucilkan oleh internasional," ujar Direktur Sustainability APP, Aida Greenbury, dalam acara penyerahan sertifikat PEFC/IFCC, di Hotel Kempinski, Jakarta, Senin, (8/6).

Ia menambahkan, konsumen semakin banyak menuntut produk berkelanjutan serta bersertifikat. Ia bercerita, di Pasar Internasional produk hutan Indonesia selalu menjadi pilihan kedua karena tak ada sertifikasi. "Itu kan tidak sehat, makanya kenapa kita harus membantu memajukan produk Indonesia," tegas Aida.

Source: http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/korporasi/15/06/08/npms73-raih-pefc-grup-app-dongkrak-produk-di-pasar-global

APRIL Group Raih Sertifikat PEFC

Laporan Muchlis Fadjarudin | Senin, 08 Juni 2015 | 22:11 WIB

suarasurabaya.net- APRIL Group meraih sertifikat PEFC untuk pengelolaan hutan berkelanjutan pertama di Indonesia.

Bertempat di Bali Room Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (8/6/2015), APRIL group bersama perwakilan Program untuk Persetujuan Sertifikasi Hutan (Programme for Endorsement of Forest Certification/PEFC) sebuah sistem sertifikasi terkemuka dunia, dan mitranya di Indonesia, Skema Sertifikasi Pengelolaan Hutan Lestari (Indonesian Forest Certification Co-Operation/IFCC) mengumumkan bahwa APRIL Group menjadi perusahaan berbasis kehutanan pertama yang mendapat sertifikat Pengelolaan Hutan Lestari PEFC di Indonesia.

Saat ini, 45 persen dari total pasokan kayu jangka panjang yang dikelola oleh APRIL di Indonesia telah bersertifikat PEFC, dimana lebih dari 300.000 hektar areal konsesi yang telah bersertifikat. Begitu juga dengan dengan operasi manufaktur, APRIL telah mendapatkan sertifikat lacak balak (Chain-of- Custody/CoC) PEFC. Hal tersebut menandakan bahwa rantai pasokan perusahaan dari hulu ke hilir telah memiliki sertifikat PEFC.

Sertifikat PEFC adalah standar yang ketat dan diakui oleh dunia yang bekerja sebagai suatu mekanisme untuk memverifikasi dan memajukan pengelolaan hutan lestari dan produk kayu yang dihasilkan secara berkelanjutan.

"Setelah kerja keras kami di lapangan selama ini, kami sangat bangga menjadi perusahaan berbasis kehutanan di Indonesia pertama yang mendapatkan sertifikat PEFC dan mengumumkannya pada hari ini," ujar Tony Wenas Managing Director dari APRIL Indonesia.

Ben Gunneberg CEO dan Sekretaris Jenderal PEFC mengatakan, sertifikasi PEFC yang didapatkan oleh APRIL Group merupakan pengakuan atas kinerja perusahaan dan negara yang dilakukan dalam mencapai masa depan industri kehutanan Indonesia yang berkelanjutan.

Sementara Dradjad Hari Wibowo Ketua Umum IFCC mengatakan, sertifikat PEFC dan IFCC memberikan manfaat luas bagi sektor industri kehutanan Indonesia dan ekspor ekonomi Indonesia.

"Sertifikasi ini memberikan indikator terpercaya bagi para konsumen di seluruh dunia bahwa produk kehutanan asal Indonesia yang mereka beli, tumbuh dan dikelola secara berkelanjutan dan tanggung jawab," kata dia.(faz/iss/ipg)

Editor: Iping Supingah

Source: http://ekonomibisnis.suarasurabaya.net/news/2015/153637-APRIL-Group-Raih-Sertifikat-PEFC-

PEFC Baru Sahkan Standar Pengelolaan Hutan Buatan IFCC

Senin, 08 Juni 2015, 22:12 WIB

Komentar : 0

ik6

Hutan tropis

 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Programme for the Endorsement of Forest Certification(PEFC) mengaku bangga dapat diasosiasikan dengan sertifikat yang pertama kali diluncurkan dengan standar pengelolaan hutan dariForestry Certification Cooperation(IFCC). Standar itu baru disahkan oleh PEFC.

"Dengan sertifikasi tersebut Indonesia kembali mengukuhkan komitmennya terhadap pengelolaan hutan lestari ke konsumen di seluruh dunia," jelas Sekretaris Jenderal PEFC Ben Gunneberg, kepada wartawan, di Jakarta, Senin, (8/6).

Ia berharap melalui sertifikasi ini, berbagai negara di Asia juga bisa mengikuti skema serupa. "Jika Indonesia berhasil, maka negara lain akan mengikuti," katanya.

Ben memastikan, dengan sertifikasi pemasaran produk akan lebih mudah. Tak hanya itu, brand produk hutan dari Indonesia juga bakal bertambah kuat. Di Indonesia terdapat tujuh perusahaan berbasis hutan yang meraih sertifikat PEFC/IFCC, lima dari grup APRIL dan dua dari grup APP.

Source: http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/makro/15/06/08/npmswz-pefc-baru-sahkan-standar-pengelolaan-hutan-buatan-ifcc

APRIL Grup Raih Sertifikat PEFC Pertama di Indonesia

Minggu, 07 Juni 2015 | 21:20

untitled

Ilustrasi hutan tanaman industri (istimewa)

Jakarta - Produsen bubur kayu dan kertas, APRIL Grup dilaporkan telah memperoleh sertifikat yang pertama di Indonesia untuk pengelolaan hutan berkelanjutan, PEFC (Programme for the Endorsement of Forest Certification), sebuah skema sertifikasi hutan sukarela (voluntary) terbesar di dunia.

PEFC adalah sebuah skema sertifikasi hutan terbesar di dunia. Lebih dari 264 juta hektare hutan dan 15.804 perusahaan telah disertifikasi PEFC. Di Indonesia, PEFC meng-endorse skema sertifikasi pengelolaan hutan berkelanjutan dan lacak balak IFCC (Indonesian Forestry Certification Cooperation).

Hal itu diungkapkan, lembaga penyedia informasi produk kayu, RISI mengutip laman resmi PEFC. Itu berarti APRIL Grup adalah yang pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikat tersebut pada Desember 2014.

Dalam pengumumannya, tidak dinyatakan luas konsesi APRIL Grup yang mendapat sertifikat PEFC.

APRIL Kantongi Sertifikat Internasional PEFC

Asep Dadan Muhanda  Minggu, 07/06/2015 19:02 WIB

Juni 1

ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Perusahaan kertas dan bubur kertas, Asia Pacific Resource

International Limited (APRIL Group) berhasil mengantongi sertifikat untuk pengelolaan hutan berkelanjutan dari PEFC (Programme for the Endorsement of Fore

st Certification). 

Sertifikat dari lembaga internasional itu merupakan yang pertama yang diraih oleh produsen kertas dan bubur kertas di Indonesia. Pengumuman itu dilaporkan lembaga penyedia informasi produk kayu, RISI yang mengutip laman resmi PEFC pada Sabtu (6/6). 

Menurut RISI, hal itu berarti APRIL grup merupakan industri yang pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikat tersebut pada Desember 2014. PEFC merupakan sebuah skema sertifikasi hutan terbesar di dunia dimana lebih dari 264 juta hektare hutan dan 15.804 perusahaan telah disertifikasi PEFC.